JessC Makin Dekat dengan Indonesia, Musik Jadi Jembatan Lintas Budaya

JessC Makin Dekat dengan Indonesia, Musik Jadi Jembatan Lintas Budaya

Penyanyi internasional JessC semakin memperkuat hubungannya dengan pendengar Indonesia melalui karya dalam berbagai bahasa, kolaborasi lintas budaya, serta sejumlah lagu yang mendapat perhatian di radio dan media Tanah Air.

JAKARTA — Penyanyi internasional JessC semakin memperkuat hubungannya dengan pendengar di Indonesia. Lewat karya dalam berbagai bahasa, kolaborasi lintas budaya, serta pesan yang dibawa melalui musik, perjalanan JessC di Tanah Air terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah lagu JessC, di antaranya “Dekati”, “Tak Terpisah” dan “Expose”, mendapat perhatian dari pendengar Indonesia dan masuk ke tangga lagu sejumlah stasiun radio.

Bagi JessC, penerimaan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam perjalanan musiknya.

“Saya selalu merasa memiliki hubungan yang spesial dengan Indonesia. Bahasa dan budaya kita begitu dekat. Ketika lagu saya diterima oleh pendengar Indonesia, rasanya seperti bertemu dengan keluarga baru, padahal sebenarnya sudah lama dekat di hati,” ujar JessC.

Dari “Dekati” hingga “Tak Terpisah”

Hubungan JessC dengan Indonesia salah satunya dibangun melalui album “Dekati”. Karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan JessC memperkenalkan musiknya kepada pendengar Indonesia.

Perjalanan itu kemudian berlanjut melalui kolaborasi dengan diva legendaris Malaysia, Fauziah Latiff, dalam lagu “Tak Terpisah”.

Lagu tersebut membawa pesan mengenai persahabatan, penerimaan dan kasih tanpa batas. Karyanya juga mendapat perhatian dari media di Indonesia.

Bagi JessC, pesan dalam lagu tersebut sejalan dengan cara ia memandang musik.

“Musik tidak bertanya dari negara mana kita berasal. Ketika sebuah lagu menyentuh hati seseorang, pada saat itu sebenarnya kita sudah terhubung,” katanya.

Musik Melayu Menyeberangi Batas Negara

Kedekatan JessC dengan Indonesia juga terlihat melalui karya-karya berbahasa Melayu.

Pada 2026, JessC berkolaborasi dengan entertainer Malaysia, Dato’ AC Mizal, melalui lagu “Mari Menari Raya”. Lagu tersebut memadukan pop modern dengan nuansa Hari Raya dan elemen hip-hop rap.

Selain mendapat perhatian di Malaysia, lagu tersebut juga diputar di Indonesia.

Menurut JessC, respons dari pendengar Indonesia menunjukkan bahwa kedekatan budaya Malaysia dan Indonesia dapat menjadi ruang untuk membawa musik berbahasa Melayu kepada pendengar yang lebih luas.

Ia melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan industri musik yang besar dan dinamis. Karena itu, hubungan dengan Indonesia bagi JessC tidak hanya berkaitan dengan pasar, tetapi juga dengan keinginan untuk terus membangun kedekatan melalui musik.

Bukan Sekadar Penyanyi

Di luar aktivitasnya sebagai penyanyi, JessC memiliki latar belakang di bidang kesehatan dan dikenal sebagai Certified Therapeutic Musician.

Ketertarikannya terhadap therapeutic music turut memengaruhi cara JessC melihat musik. Baginya, musik bukan hanya hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk menghadirkan ketenangan, harapan dan energi positif.

JessC juga memiliki ketertarikan pada olahraga, termasuk tenis meja.

Menurutnya, musik dan olahraga memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama membutuhkan disiplin, fokus, daya tahan dan keberanian untuk terus mencoba.

“Dalam hidup, saya tidak ingin membatasi diri hanya pada satu hal. Saya ingin terus belajar, terus mencoba dan terus menjadi versi diri saya yang lebih baik,” ungkapnya.

Indonesia dalam Perjalanan JessC Berikutnya

Setelah membawakan karya dalam bahasa Mandarin, Inggris dan Melayu di berbagai panggung, JessC kini ingin semakin memperkuat hubungan dengan pendengar di Asia, termasuk Indonesia.

Ia juga membuka peluang untuk menghasilkan lebih banyak karya yang dapat dinikmati secara khusus oleh pendengar Indonesia, sekaligus menjajaki kemungkinan berkolaborasi dengan musisi dari Tanah Air.

Bagi JessC, perjalanan tersebut masih terus berjalan.

“Saya berharap suatu hari nanti dapat berdiri di atas panggung di Indonesia, menyanyi bersama semuanya dan merasakan sendiri energi penonton Indonesia. Saya percaya musik dapat membuat kita semakin dekat,” tuturnya.

Nama “Dekati” pada akhirnya terasa memiliki makna tersendiri dalam perjalanan JessC.

Bukan hanya sebagai judul lagu, tetapi juga sebagai gambaran dari langkah yang sedang dibangun JessC bersama pendengar Indonesia—semakin dekat, satu karya demi satu karya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES