Cara Mengatur Cicilan Agar Tidak Mengganggu Kebutuhan Rumah Tangga

Cara Mengatur Cicilan Agar Tidak Mengganggu Kebutuhan Rumah Tangga

Mengatur cicilan dengan baik membantu kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi tanpa mengganggu kondisi keuangan. Salah satu caranya adalah menyusun anggaran bulanan, membatasi jumlah cicilan sesuai kemampuan, serta menggunakan pinjaman secara bijak sesuai kebutuhan.

Memiliki cicilan bukanlah hal yang salah. Baik pinjaman untuk biaya pendidikan, renovasi rumah, kebutuhan kesehatan, maupun modal usaha dapat membantu mewujudkan rencana finansial. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, cicilan dapat mengurangi kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti belanja rumah tangga, biaya sekolah, hingga tagihan rutin.

Mengapa Pengelolaan Cicilan Itu Penting?

Cicilan merupakan komitmen finansial yang perlu dipenuhi sesuai jadwal pembayaran. Dengan mengelolanya secara bijak, kamu dapat menjaga arus kas tetap sehat sekaligus mengurangi risiko keterlambatan pembayaran.

Selain itu, pengelolaan cicilan yang baik juga membantu kamu tetap memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan merencanakan tujuan keuangan lainnya.

Pisahkan Kebutuhan Pokok dan Cicilan

Langkah pertama adalah memisahkan kebutuhan pokok dari kewajiban membayar cicilan.

Prioritaskan terlebih dahulu anggaran untuk:

– Kebutuhan makan

– Tempat tinggal

– Transportasi

– Pendidikan

– Tagihan rutin

– Dana darurat

Setelah kebutuhan utama dialokasikan, sisihkan dana untuk membayar cicilan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tentukan Batas Cicilan Sesuai Kemampuan

Sebelum mengambil pinjaman, pastikan jumlah cicilan masih sesuai dengan kondisi keuangan.

Hindari mengambil cicilan yang membuat sebagian besar pendapatan habis untuk membayar kewajiban setiap bulan. Dengan begitu, kebutuhan rumah tangga tetap dapat dipenuhi tanpa mengganggu kondisi keuangan secara keseluruhan.

Hitung Kemampuan Membayar Sebelum Mengajukan Pinjaman

Sebelum mengajukan pinjaman, lakukan perhitungan sederhana terhadap pemasukan dan pengeluaran bulanan.

Perhatikan beberapa hal berikut:

– Total pendapatan setiap bulan

– Pengeluaran rutin

– Kebutuhan yang tidak dapat ditunda

– Dana darurat yang dimiliki

– Kemampuan membayar cicilan hingga akhir tenor

Perencanaan sederhana ini dapat membantu menentukan jumlah pinjaman yang sesuai dengan kemampuan membayar.

Gunakan Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Pinjaman sebaiknya digunakan untuk kebutuhan yang memang memerlukan tambahan dana, bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat.

Beberapa contoh penggunaan pinjaman yang lebih terencana antara lain:

– Biaya pendidikan

– Renovasi rumah

– Biaya kesehatan

– Modal usaha

– Kebutuhan keluarga yang mendesak

Sebelum mengajukan pinjaman, pahami manfaat, suku bunga, biaya, tenor, risiko, serta syarat dan ketentuan produk agar dapat mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan.

Bayar Cicilan Tepat Waktu

Membayar cicilan sesuai jadwal membantu menjaga pengelolaan keuangan tetap disiplin.

Selain membantu menghindari denda sesuai ketentuan yang berlaku, pembayaran tepat waktu juga membantu menjaga riwayat pembayaran tetap baik.

Agar tidak terlambat, kamu dapat membuat pengingat pembayaran pada kalender atau aplikasi ponsel.

Evaluasi Kondisi Keuangan Secara Berkala

Kondisi keuangan dapat berubah seiring waktu. Karena itu, lakukan evaluasi secara berkala terhadap pemasukan, pengeluaran, dan kewajiban cicilan.

Apabila terjadi perubahan kondisi keuangan, sesuaikan kembali anggaran agar pembayaran cicilan tetap berjalan tanpa mengganggu kebutuhan rumah tangga.

Kelola Kebutuhan Finansial Bersama Neo Pinjam

Bagi nasabah yang membutuhkan tambahan dana, Bank Neo Commerce menyediakan Neo Pinjam, layanan pinjaman digital yang dapat diakses melalui aplikasi neobank.

Neo Pinjam dapat digunakan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan finansial sesuai ketentuan yang berlaku. Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami manfaat, limit pinjaman, suku bunga, biaya, tenor, risiko, persyaratan, serta syarat dan ketentuan produk sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY).

Pengajuan pinjaman akan diproses sesuai kebijakan dan hasil evaluasi Bank Neo Commerce.

Tips Menjaga Keuangan Tetap Sehat Meski Memiliki Cicilan

Agar cicilan tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga, kamu dapat menerapkan beberapa kebiasaan berikut.

1. Buat Anggaran Bulanan

Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran agar kondisi keuangan lebih mudah dipantau.

2. Bayar Cicilan Tepat Waktu

Lakukan pembayaran sesuai jadwal untuk membantu menghindari denda sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Gunakan Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Ajukan pinjaman hanya ketika memang diperlukan dan sesuai kemampuan membayar.

4. Hindari Menambah Cicilan Tanpa Perencanaan

Pertimbangkan kemampuan membayar sebelum mengambil kewajiban finansial baru.

5. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Lakukan evaluasi setiap bulan agar anggaran tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan.

Kelola Cicilan Lebih Bijak Bersama Neo Pinjam

Mengelola cicilan bukan hanya tentang membayar tepat waktu, tetapi juga memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi dan kondisi keuangan tetap sehat. Dengan perencanaan yang baik, pinjaman dapat menjadi bagian dari pengelolaan keuangan yang lebih terarah.

Melalui Neo Pinjam di aplikasi neobank, kamu dapat mengakses layanan pinjaman digital dari Bank Neo Commerce. Neo Pinjam menawarkan limit pinjaman hingga Rp100 juta dengan pilihan tenor hingga 24 bulan, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar. 

***

Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. 

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES