BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara BP Tapera, pemerintah, perbankan, dan APERSI, diharapkan penyaluran pembiayaan perumahan bagi MBR semakin meningkat sehingga target Program 3 Juta Rumah dapat tercapai.

Jakarta – BP Tapera menegaskan komitmennya memperkuat
kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh
Indonesia (APERSI) untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah. Komitmen
tersebut disampaikan dalam Pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) APERSI Periode
2026–2031 di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Selasa (21/7).

Sebelum pelantikan, digelar talkshow bertema Sinkronisasi
Regulasi dan Strategi Program Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
melalui Penguatan Sektor Perumahan, Investasi, dan Pembangunan Berkelanjutan
yang menghadirkan narasumber dari BP Tapera, Kementerian PKP, Kementerian
ATR/BPN, dan Kementerian Dalam Negeri.

Mewakili BP Tapera, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan
Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, menegaskan bahwa BP Tapera berperan sebagai
pengelola dana murah jangka panjang untuk pembiayaan perumahan yang
berkelanjutan.

“BP Tapera hadir sebagai pengelola dana murah jangka panjang
untuk pembiayaan KPR. Peran ini menjadi sangat penting dalam menjaga
keberlanjutan pembiayaan perumahan sehingga masyarakat, khususnya Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR), dapat memperoleh akses pembiayaan dengan suku
bunga yang terjangkau dan berkelanjutan,” ujar Sid.

Menurutnya, keberhasilan Program 3 Juta Rumah memerlukan
sinergi yang kuat antara pemerintah, perbankan, dan asosiasi pengembang agar
masyarakat semakin mudah memperoleh akses pembiayaan rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar
Sirait menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh
pemangku kepentingan dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

“APERSI adalah mitra strategis pemerintah. Kita harus
bergotong royong agar semakin banyak rakyat Indonesia memiliki rumah yang
layak,” ujar Maruarar.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho
menyampaikan bahwa hingga 21 Juli 2026, penyaluran pembiayaan rumah FLPP telah
mencapai 107.410 unit rumah. Dari jumlah tersebut, APERSI menjadi asosiasi
pengembang dengan realisasi terbesar, yakni 31.337 unit rumah atau 29,18 persen
dari total penyaluran FLPP tahun 2026.Ketua Umum DPP APERSI Periode 2026–2031
Deddy Indrasetiawan menegaskan APERSI akan terus menjadi mitra strategis
pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat serta mendukung
berbagai program pembangunan perumahan nasional.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara BP Tapera,
pemerintah, perbankan, dan APERSI, diharapkan penyaluran pembiayaan perumahan
bagi MBR semakin meningkat sehingga target Program 3 Juta Rumah dapat tercapai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES