{"id":33505,"date":"2025-10-31T14:49:25","date_gmt":"2025-10-31T05:49:25","guid":{"rendered":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=33505"},"modified":"2025-10-31T14:50:03","modified_gmt":"2025-10-31T05:50:03","slug":"lanjutkan-komitmen-cegah-abrasi-elnusa-petrofin-terapkan-inisiatif-zero-waste-appostraps-ke-3-melalui-hibah-367-unit-ban-eks-mobil-tangki-kepada-polda-sulawesi-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=33505","title":{"rendered":"Lanjutkan Komitmen Cegah Abrasi, Elnusa Petrofin Terapkan Inisiatif Zero Waste \u201cAppostraps\u201d ke-3 Melalui Hibah 367 Unit Ban Eks Mobil Tangki Kepada Polda Sulawesi Tengah"},"content":{"rendered":"\n<p><b>Poso, 30 Oktober 2025<\/b> \u2014 Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian<br \/>\nlingkungan, penerapan praktik bisnis berkelanjutan, dan inisiatif Zero Waste,<br \/>\nPT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) kembali mengembangkan<br \/>\nProgram Appostraps sebagai bagian dari <i>Corporate Social Responsibility<\/i><br \/>\n(CSR) perusahaan melalui hibah sekitar 367 unit ban bekas kendaraan operasional<br \/>\nmobil tangki kepada Satuan Tugas Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda)<br \/>\nSulawesi Tengah pada akhir Oktober 2025. <\/p>\n<p>Seremoni penyerahan dilaksanakan di Kantor Satgas<br \/>\nOperasi Madago Raya dan dilakukan oleh Head of Operation Fuel Terminal Poso PT<br \/>\nElnusa Petrofin, Teguh Alamsyach, kepada Pasi Ops Satgas III Preventif Ops<br \/>\nMadago Raya Polda Sulteng, Iptu I Wayan Dharma, dan disaksikan oleh perwakilan<br \/>\nmasyarakat setempat.<\/p>\n<p>Appostraps<br \/>\nmerupakan inovasi dalam mitigasi abrasi pantai dengan memanfaatkan ban bekas<br \/>\nsebagai material utama untuk meredam energi gelombang laut sekaligus menjebak<br \/>\nsedimen, dan mengurangi laju abrasi secara alami. Sehingga program ini akan<br \/>\nmembangun struktur penahan abrasi, khususnya di pesisir Desa Tokorondo,<br \/>\nKabupaten Poso.<\/p>\n<p>Manager<br \/>\nCorporate Communication &amp; Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus<br \/>\nWibowo menyampaikan program ini merupakan pengembangan yang ketiga pasca<br \/>\ndilakukan di Kota Padang dan Balikpapan. Pengembangan program ini mengedepankan<br \/>\nprinsip <i>zero waste<\/i> dan pendekatan ekonomi sirkular di lingkungan<br \/>\noperasional perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\ningin memastikan bahwa setiap limbah operasional yang dihasilkan dapat<br \/>\ndimanfaatkan kembali dan memberi nilai tambah bagi lingkungan. Melalui<br \/>\nAppostraps, kami berupaya mengubah potensi sampah menjadi solusi ekologis yang<br \/>\nberkelanjutan. Inisiatif ini juga mendukung capaian <i>Sustainable Development<br \/>\nGoals<\/i> (SDGs) poin ke-12 tentang <i>Responsible Consumption and Production,<\/i>\u201d<br \/>\nungkap Putiarsa.<\/p>\n<p><b>Pendekatan<br \/>\n<i>Cradle-to-Grave<\/i> dalam Siklus Produk<\/b><\/p>\n<p>Sebagai<br \/>\nperusahaan yang menempatkan ESG (<i>Environmental, Social, and Governance<\/i>)<br \/>\nsebagai fondasi strategis bisnis, Elnusa Petrofin secara konsisten memastikan<br \/>\nbahwa setiap aktivitas operasional dan program CSR berkontribusi terhadap<br \/>\nkeberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nprogram Appostraps, Elnusa Petrofin menggunakan pendekatan <i>cradle-to-grave<\/i><br \/>\nini memastikan bahwa pengelolaan limbah tidak berhenti pada tahap pembuangan,<br \/>\ntetapi menjadi bagian integral dari <i>Product Life Cycle (PLC)<\/i> perusahaan.\n<\/p>\n<p>\u201cMelalui<br \/>\npendekatan <i>cradle-to-grave,<\/i> kami memastikan seluruh siklus produk yang<br \/>\ndigunakan perusahaan memiliki nilai keberlanjutan dari awal hingga akhir. Ban<br \/>\nbekas yang dulunya menjadi limbah kini bertransformasi menjadi solusi adaptif<br \/>\nbagi ekosistem pesisir,\u201d tambah Putiarsa.<\/p>\n<p>Melalui<br \/>\ninovasi Appostraps, Elnusa Petrofin menegaskan posisinya sebagai <i>sustainability<br \/>\ndriven company<\/i> yang menyeimbangkan kinerja operasional dengan tanggung<br \/>\njawab sosial dan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nakan terus memperluas implementasi program CSR berbasis dampak yang tidak hanya<br \/>\nmemberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi keberlanjutan<br \/>\nperusahaan. Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis sejati adalah ketika nilai<br \/>\nekonomi, sosial, dan lingkungan berjalan seiring,\u201d tutup Putiarsa.<\/p>\n<p>Program<br \/>\nAppostraps diharapkan dapat menjadi model replikasi nasional untuk pengelolaan<br \/>\nlimbah dan mitigasi abrasi pesisir, serta menjadi bukti nyata kontribusi sektor<br \/>\nenergi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.<\/p>\n<p><b>Sinergi<br \/>\nuntuk Konservasi Lingkungan<\/b><\/p>\n<p>Kolaborasi<br \/>\nantara Elnusa Petrofin dan Polda Sulteng menjadi contoh nyata sinergi lintas<br \/>\nsektor dalam mendukung konservasi pesisir dan peningkatan kesadaran masyarakat<br \/>\nterhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Pasi Ops Satgas III Preventif Ops<br \/>\nMadago Raya Polda Sulteng, Iptu I Wayan Dharma, menyampaikan apresiasinya<br \/>\nterhadap inisiatif perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat mengapresiasi langkah Elnusa Petrofin yang<br \/>\nmenunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan di wilayah Poso. Program<br \/>\nAppostraps ini menjadi wujud nyata kerja sama yang baik antara dunia usaha,<br \/>\naparat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian pesisir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program seperti<br \/>\nAppostraps tidak hanya berdampak pada pengendalian abrasi, tetapi juga menjadi<br \/>\nsarana edukasi lingkungan yang mendorong partisipasi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini membawa pesan kuat bahwa pelestarian alam<br \/>\nbukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen bangsa.<br \/>\nSemoga kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi<br \/>\nbagi daerah lain dalam menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar,\u201d<br \/>\ntutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Poso, 30 Oktober 2025 \u2014 Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan, penerapan praktik bisnis berkelanjutan,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33507,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33505"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33505\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33506,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33505\/revisions\/33506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}