{"id":30818,"date":"2025-10-01T15:37:23","date_gmt":"2025-10-01T06:37:23","guid":{"rendered":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=30818"},"modified":"2025-10-01T15:49:04","modified_gmt":"2025-10-01T06:49:04","slug":"percepat-pemulihan-akses-masyarakat-di-nagekeo-jembatan-bailey-teodhae-1-ditargetkan-rampung-4-oktober-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=30818","title":{"rendered":"Percepat Pemulihan Akses Masyarakat di Nagekeo, Jembatan Bailey Teodhae 1 Ditargetkan Rampung 4 Oktober 2025"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 1 Oktober 2025 &#8211; Upaya pemulihan konektivitas di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bekerja cepat memasang Jembatan Bailey Teodhae 1 sebagai solusi darurat pascabencana amblasnya jalan daerah Sawu, tepat di titik STA 18.300 dari simpang Gako, Kecamatan Mauponggo. Progres pengerjaan jembatan darurat ini kini telah mencapai 50,85% dan ditargetkan rampung pada Sabtu, 4 Oktober 2025.<\/p>\n<p>Langkah percepatan ini merupakan respons<br \/>\npemerintah atas bencana banjir bandang yang memutus akses transportasi<br \/>\nmasyarakat pada Senin, 8 September 2025 lalu. Curah hujan yang tinggi kala itu<br \/>\nmenyebabkan debit air meluap hingga mengikis badan jalan dan membuatnya amblas<br \/>\ntotal.<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa<br \/>\npembangunan jembatan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk memulihkan<br \/>\nakses warga secepat mungkin. Menurutnya, kolaborasi di lapangan menjadi kunci<br \/>\nutama.<\/p>\n<p>\u201cKerja sama antara Balai Pelaksanaan Jalan<br \/>\nNasional (BPJN) NTT dan TNI Kodam IX\/Udayana menunjukkan semangat gotong royong<br \/>\ndalam percepatan pemulihan pascabencana,\u201d kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Secara<br \/>\nteknis, Kepala BPJN NTT, Janto, menjelaskan bahwa pekerjaan di lokasi berjalan<br \/>\nsesuai jadwal. Perbaikan Jembatan Bailey Teodhae 1 ditargetkan selesai pada<br \/>\nSabtu, 4 Oktober 2025. Saat ini, para pekerja tengah fokus pada perakitan<br \/>\nrangka baja jembatan, pembangunan pondasi pasangan batu yang diperkuat bronjong<br \/>\nkawat berlapis galvanis, serta penyiapan dek dan gelagar jembatan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/b4df500f-0c22-4726-061b-85b1c4db9c00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Janto<br \/>\nmenambahkan, sebanyak 13 tenaga kerja dikerahkan dengan dukungan alat berat<br \/>\nseperti\u00a0<i>excavator<\/i>,\u00a0<i>truck crane<\/i>, dan genset untuk<br \/>\nmemastikan pekerjaan berjalan lancar.<\/p>\n<p>Selain<br \/>\nJembatan Bailey Teodhae 1, Kementerian PU juga menangani beberapa titik vital<br \/>\nlainnya secara paralel untuk memulihkan konektivitas secara menyeluruh di<br \/>\nKecamatan Mauponggo. Penanganan ini mencakup:<\/p>\n<p><b>Jembatan<br \/>\n     Bailey Teodhae 2:<\/b>\u00a0Penyiapan pondasi untuk<br \/>\n     jembatan sepanjang 30 meter yang pengerjaannya dipercayakan langsung<br \/>\n     kepada Tim Kodam IX\/Udayana.<b>Jembatan<br \/>\n     Jero:<\/b>\u00a0Progres penanganan<br \/>\n     darurat mencapai 15,98%.<b>Duiker<br \/>\n     (Gorong-gorong) Kelewae:<\/b>\u00a0Progres pemasangan<br \/>\n     mencapai 18,52%.<b>Duiker Lajawajo 1 dan 2:<\/b>\u00a0Masing-masing progresnya<br \/>\n     mencapai 10,26% dan 16,48%.<\/p>\n<p>Kementerian<br \/>\nPU berkomitmen penuh untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan<br \/>\njembatan yang rusak. Kehadiran jembatan-jembatan darurat ini diharapkan tidak<br \/>\nhanya membuka kembali akses antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi<br \/>\nlogistik dan menggerakkan kembali roda aktivitas sosial serta ekonomi<br \/>\nmasyarakat Nagekeo. Dengan demikian, pemulihan akses masyarakat di Nagekeo yang<br \/>\nberjalan sesuai rencana ini menjadi harapan baru bagi warga setempat.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211;<br \/>\nBerdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 1 Oktober 2025 &#8211; Upaya pemulihan konektivitas di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT),&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30820,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-30818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30819,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30818\/revisions\/30819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/30820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}