{"id":30532,"date":"2025-09-28T23:14:45","date_gmt":"2025-09-28T14:14:45","guid":{"rendered":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=30532"},"modified":"2025-09-28T23:49:16","modified_gmt":"2025-09-28T14:49:16","slug":"menteri-pu-tinjau-irigasi-di-karanganyar-program-p3tgai-akan-terus-diperluas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seadaily.biz\/?p=30532","title":{"rendered":"Menteri PU Tinjau Irigasi di Karanganyar, Program P3TGAI Akan Terus Diperluas"},"content":{"rendered":"<p>Karanganyar, 28 September 2025 &#8211; Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang bertujuan menyejahterakan petani akan terus diperluas jangkauannya. Pemerintah bahkan telah menyiapkan penambahan anggaran lebih dari 50 persen pada tahun depan untuk memastikan lebih banyak sawah mendapatkan aliran air yang lancar. Program ini akan terus diperluas ke kecamatan-kecamatan lain yang sebelumnya belum tersentuh karena keterbatasan waktu dan anggaran.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody<br \/>\nHanggodo saat meninjau lokasi pembangunan saluran irigasi P3TGAI di Desa<br \/>\nNangsri, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27\/9\/2025). Proyek P3TGAI di lokasi yang<br \/>\nditinjau Menteri Dody ini progresnya sudah mencapai 93,7% dan ditargetkan akan<br \/>\nrampung sepenuhnya pada Oktober 2025.<\/p>\n<p>Di Desa Nangsri, program P3TGAI difokuskan pada pembangunan<br \/>\nSaluran Tersier D.I. Kalongan dan Saluran Sekunder Kebak yang dikelola oleh<br \/>\nPerkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Asri. Total panjang saluran yang<br \/>\nberhasil dibangun mencapai 743 meter. Angka ini melebihi target awal berkat<br \/>\npartisipasi aktif warga. Rinciannya,<br \/>\nsepanjang 677 meter dibangun melalui program pemerintah, dan masyarakat secara<br \/>\nswadaya menambah lagi sepanjang 68 meter. Hasilnya pun nyata, luas area irigasi<br \/>\nyang dapat diairi meningkat dari 28 hektar menjadi 32 hektar.<\/p>\n<p>Partisipasi warga ini mendapat<br \/>\napresiasi khusus dari Menteri Dody. \u201cAlhamdulillah dari target awal sekitar 670<br \/>\nmeter, masyarakat berkenan menambah melalui swadaya menjadi sekitar 740 meter.<br \/>\nSaat ini progres sudah 93 persen, Insyaallah pada Oktober sudah selesai<br \/>\nsemuanya,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Menteri Dody<br \/>\nmemastikan bahwa alokasi dana untuk P3TGAI tersedia setiap tahun dan akan<br \/>\nditingkatkan secara signifikan. Anggaran untuk P3-TGAI setiap tahun ada dan<br \/>\ndipastikan akan ada penambahan anggaran pada tahun depan. \u201cKami akan tambahi,<br \/>\nkalau tidak salah lebih dari 50 persen lebih tinggi daripada tahun 2025,\u201d kata<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/d1b24c2f-5a74-4158-d226-454657d01500\/public\" alt=\"Baju coklat \u2013 Doddy Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Kementerian PU menargetkan<br \/>\npembangunan 12 ribu titik P3TGAI baru pada tahun 2026. Kebijakan ini juga<br \/>\ndidukung oleh Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang memberikan kewenangan<br \/>\nkepada pemerintah pusat untuk turut merehabilitasi jaringan irigasi di tingkat<br \/>\nprovinsi hingga kabupaten\/kota. Menteri Dody menegaskan bahwa pelaksanaan<br \/>\nP3TGAI merupakan wujud nyata dari arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan<br \/>\nkesejahteraan petani di seluruh pelosok Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cFokusnya adalah bagaimana petani<br \/>\ndi seluruh Indonesia bisa semakin sejahtera. Tugas kami di PU adalah memastikan<br \/>\nair mengalir hingga ke sawah-sawah yang terjauh. Irigasi tersier, sekunder,<br \/>\nhingga primer harus rapi, sempurna, dan tidak ada kebocoran, sehingga<br \/>\nbenar-benar bermanfaat bagi petani,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Untuk mencapai tujuan itu,<br \/>\nkoordinasi lintas kementerian menjadi kunci. Menteri Dody mencontohkan<br \/>\nkebutuhan lain di luar infrastruktur air, seperti penyediaan burung hantu untuk<br \/>\nmembasmi hama tikus atau subsidi pupuk. <\/p>\n<p>\u201cAda kebutuhan lain seperti<br \/>\npenyediaan burung hantu untuk membasmi hama tikus atau subsidi pupuk. Hal-hal<br \/>\nini akan kita koordinasikan dengan Menteri Pertanian. Intinya, apa yang bisa PU<br \/>\nkerjakan akan kita lakukan, dan yang perlu sinergi lintas kementerian akan kita<br \/>\nbahas bersama. Tujuannya satu, agar petani kita semakin sejahtera, dan generasi<br \/>\nmuda tertarik mengelola sawah sehingga swasembada pangan bisa tercapai,\u201d jelas<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p>Menteri Dody juga menekankan<br \/>\nbahwa perluasan program P3TGAI memiliki dua tujuan besar, yaitu: meningkatkan<br \/>\nkesejahteraan petani dan menarik minat generasi muda untuk kembali ke sawah,<br \/>\ndemi mewujudkan swasembada pangan nasional.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya para anak muda mulai<br \/>\ntertarik untuk mengurusi sawah-sawah yang di pedesaan dan swasembada pangan<br \/>\nbisa terlaksana di tengah gejolak politik dunia yang makin tidak karuan seperti<br \/>\nini,\u201d kata Menteri Dody. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/d86dfd1f-d7d4-4325-9d9a-8371062e9d00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Balai Besar<br \/>\nWilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Gatut Bayuadji, melaporkan bahwa pihaknya<br \/>\nberkomitmen menyelesaikan seluruh proyek P3TGAI tepat waktu.<\/p>\n<p>\u201cBBWS Bengawan Solo melaksanakan P3TGAI di<br \/>\n502 lokasi dengan sebaran di 16 kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saat ini<br \/>\nprogres rata-rata fisik mencapai 30,83% dengan pencairan keuangan 70%. Kami<br \/>\nmemastikan seluruh lokasi dapat selesai tepat waktu pada akhir Oktober 2025<br \/>\nsehingga manfaatnya segera dirasakan petani,\u201d ujar Gatut.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karanganyar, 28 September 2025 &#8211; Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang bertujuan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30534,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-30532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30532"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30533,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532\/revisions\/30533"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/30534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seadaily.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}