KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api melalui program upgrade prasarana perkeretaapian yang dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025.

Jember, 03 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api melalui program upgrade prasarana perkeretaapian yang dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025.

Berbagai pekerjaan peningkatan infrastruktur dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari penggantian rel, bantalan, hingga wesel, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas lintasan sekaligus mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember.

Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 9 Jember telah melakukan penggantian rel tipe 54 baru sepanjang 4.084 meter, yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan jalur terhadap beban perjalanan KA. Selain itu, dilakukan pula penggantian 600 batang bantalan sintetis guna memastikan kestabilan rel serta meningkatkan faktor keselamatan lintasan.

Tidak hanya pada jalur lurus, peningkatan juga difokuskan pada area strategis emplasemen stasiun melalui penggantian wesel baru sebanyak 24 unit. Wesel-wesel tersebut tersebar di beberapa emplasemen, antara lain Probolinggo (2 unit), Leces (2 unit), Malasan (3 unit), Klakah (2 unit), Randuagung (4 unit), Jatiroto (4 unit), Tanggul (3 unit), dan Rambipuji (4 unit).

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa upgrade prasarana ini merupakan langkah preventif dan strategis untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu.

“Peningkatan prasarana yang kami lakukan sepanjang 2025 ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi kereta api yang selamat, andal, dan berkelanjutan. Penggantian rel, bantalan, serta wesel di titik-titik strategis bertujuan untuk meminimalkan potensi gangguan operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan KA,” ujar Cahyo.

Cahyo menambahkan, program pemeliharaan dan peningkatan prasarana tidak hanya berorientasi pada perbaikan saat terjadi gangguan, tetapi lebih mengedepankan pendekatan preventif melalui inspeksi rutin dan peremajaan infrastruktur sesuai standar keselamatan perkeretaapian.

Sebagai bentuk kesinambungan program, KAI Daop 9 Jember juga telah menyiapkan rencana upgrade prasarana untuk tahun 2026. Program tersebut meliputi penggantian rel tipe 54 baru sepanjang 2.900 meter di petak jalan Kalisetail–Temuguruh, serta penggantian 750 batang bantalan beton di lintasan yang sama.

Selain itu, akan dilakukan penggantian 1.050 batang bantalan sintetis pada lintas Pasuruan hingga Ketapang, serta penggantian wesel baru tipe 54 sebanyak 10 unit yang tersebar di emplasemen Bangsalsari (1 unit), Ledokombo (2 unit), Sempolan (2 unit), Garahan (4 unit), dan Mrawan (1 unit).

“Program tahun 2026 telah kami siapkan untuk melanjutkan peningkatan keandalan prasarana, khususnya di petak-petak dengan intensitas perjalanan tinggi. Harapannya, upaya ini dapat semakin mendukung keselamatan perjalanan, ketepatan waktu KA, serta pelayanan kepada masyarakat,” tambah Cahyo.

KAI Daop 9 Jember menegaskan bahwa seluruh program peningkatan prasarana tersebut dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mendukung sistem transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terpercaya di wilayah Jawa Timur bagian timur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES